Solskjaer Lebih Sering Bawa MU Kalah Ketimbang Menang

Berita Sepakbola Liga Inggris – Manchester United dikalahkan oleh Burnley. Hasil ini menjadi pertanda buruk karir manajer Ole Gunnar Solskjaer. Pasalnya, dia lebih sering kalah ketimbang menang. Sudah waktunya Solskjaer meninggalkan MU?

Manchester United melawan Burnley pada pertandingan pekan ke-24 Premier League, Kamis (23 Januari 2020) dini hari WIB. The Red Devils kalah 2 gol tanpa balas pada pertandingan di Old Trafford tersebut.

Gol pertama Burnley hadir pada menit ke-39. Memanfaatkan tendangan bebas jarak jauh, Ben Mee menyundul bola yang dimaksimalkan menjadi assist untuk gol Chris Wood. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Di babak kedua, Burnley menggandakan keunggulan mereka. Menit ke-56, bermula dari lemparan ke dalam Aaron Wan-Bissaka yang gagal dikuasai Fred, Jay Rodriguez mendapat umpan dari Chris Wood untuk merobek jala gawang kawalan David de Gea.

Solskjaer mulai ditugaskan menjadi manajer Manchester United pada Desember 2018, menggantikan Jose Mourinho yang didepak. Saat itu, dia menjadi manajer sementara. Hasil bagus diraih, hingga Solskjaer ditunjuk sebagai manajer tetap pada 28 Maret 2019.

Setelah statusnya dipermanenkan, performa Manchester United di bawah kendali Solskjaer turun drastis. United menutup musim 2018/2019 dengan kegagalan berada di posisi empat besar klasemen akhir Premier League.

Catatan buruk Solskjaer ternyata masih terus berjalan sampai sekarang. Dua pertandingan terakhir, United selalu kalah. The Red Devils kalah dari Liverpool dan Burnley. United kalah dengan skor yang sama 2-0.

Dikutip dari Berita Sepakbola Hari Ini, sejak ditunjuk sebagai manajer tetap, dengan kontrak tiga tahun, Solskjaer lebih sering kalah ketimbang menang. Solskjaer 12 kali kalah dan hanya 11 kali menang!