Bisakah Guardiola Bawa Manchester City Kembali Berjaya Di Liga Inggris?

Liga InggrisJosep Guardiola dikenal sebagai seorang pelatih perfeksionis. Namun, dia tetap saja manusia biasa, begitu pula dengan para pemainnya. Pasti ada celah-celah kelemahan dan keterbatasan.

Setelah meninggalkan Barcelona, Guardiola belum bisa lagi mengantarkan timnya meraih sukses ganda, yaitu juara liga domestik dan Eropa. Dan, kini bersama Manchester City, Guardiola mulai menemukan tantangan terberatnya.

Pemicunya adalah hasil imbang 2 – 2 yang diterima oleh Manchester City di kandang Newcastle United, Stadion Jame’s Park, Newcastle, pada pekan ke-14 Premier League, Sabtu, 30 November 2019.

Hasil itu membuat Manchester City yang berstatus juara bertahan tercecer 11 poin di bawah Liverpool yang kini makin nyaman di puncak klasemen. The Citizens akan melorot ke peringkat ketiga lagi kalau Leicester City mengalahkan Everton malam ini.

Setelah dua kali secara berturut-turut membawa Manchester City memenangkan gelar Premier League, namun belum kesampaian memenangi Liga Champions-, Josep Guardiola mulai kewalahan berpacu dengan Liverpool.

Musim lalu, Liverpool memang menempel Manchester City dengan sangat ketat sehingga ketika di akhir musim kedua tim ini hanya berselisih satu poin saja, 98-97. Saat ini Jurgen Kloop menanjak pada awal musim ini dengan dukungan penuh dari tim yang sama, Alisson Becker, Virgil van Dijk, Fabinho, Jordan Henderson, Sadio Mane, Roberti Firmino, Mohamed Salah, dan pemain-pemain lainnya.

Sebaliknya Josep Guardiola dengan dukungan pemain musim lalu seperti Raheem Sterling, Sergio Aguero, David Silva, Benyamin Mendy, plus Riyah Mahrez nampak kesulitan di musim ini. Absennya sang winger Leroy Sane dan bek tengah Aymeric Laporte karena cedera semakin mengurangi soliditas City.

“Peluang juara masih belum tertutup untuk kami. Kami akan terus bertarung dengan seluruh tenaga kami sampai hari terakhir,” ungkap bek tengah Manchester City dan tim nasional Inggris, John Stones.

Sepertinya Josep Guardiola butuh tambahan pemain dalam bursa transfer musim dingin pada Januari 2019 agar penampilan Manchester City bis kembali prima seperti yang dia harapkan. Sebab, dengan skuad sekarang, The Citizenz mulai kewalahan.