Tiga Striker yang Menjadi Momok Bagi Pique

gerard piqueSelama kariernya sebagai pesepakbola profesioinal, Gerard Pique, sudah menghadapi banyak penyerang dari berbagai tim. Pique menyebut tiga striker yang paling sulit dia hadapi yaitu Didier Drogba, Cristiano Ronaldo, dan Robert Lewandowski.

Drogba memang masuk dalam salah satu striker berbahaya di Benua Biru ketika masih menjadi pemain Chelsea. Striker internasional Pantai Gading itu menngkoleksi 164 gol dari 381 penampilan serta mengantarkan The Blues memenangi empat gelar Premier League, empat Piala FA, Liga Champions, dan tiga Piala Liga.

“Yang pertama adalah Drogba, salah seorang penyerang terbaik yang pernah saya lihat,” ujar bek Barcelona ini kepada Unscriptd, yang dilansir Soccer Way. “Kecepatan, kuat, bagus pada duel udara. Dia fantastis.”

Sedangkan Ronaldo pun masuk dalam daftar Pique. Mantan pemain Manchester United itu merupakan rival utama Pique usai bergabung dengan El Real pada 2009.

Ketajaman Ronaldo memang tak usah diperdebatkan lagi. Rekor demi rekor dia buat dan dua penghargaan Ballon d’Or jadi bukti seberapa hebat kemampuan pesepakbola Portugal itu.

“Cristiano Ronaldo, saya sudah bertemu dengannya berkali-kali dan dia merupakan salah satu pemain terhebat dalam sejarah. Dia benar-benar lengkap. Dia tahu bagaimana cara mencetak gol, assist, serta mengeksekusi tendangan bebas. Dia mampu melakukan segalanya,” sambung Pique.

Satu penyerang lain yang paling membuat Pique keteteran ialah Lewandowski, ujung tombak andalan Bayern Munich. Penyerang Polandia itu masuk dalam jajaran penyerang tajam semenjak di Borussia Dortmund.

Memasuki tahun 2011, Lewandowski selalu mendulang lebih dari 25 gol setiap musim dan dia memasuki kiprah terbaik setelah mengkoleksi 36 gol untuk Bayern musim ini.

“Lewandowski iaah penyerang lain. Dia tinggi, mampu memaksimalkan dua kakinya. Sulit untuk mengawasi pemain tiper seperti ini. Anda tak tahu apa yang dia rencanakan,” imbuh Pique.