Thiago Alcantara Jadi Korban Laga Bayern Munchen Kontra Anderlecht

Thiago Alcantara rupanya menjadi korban ketika Bayern Munchen sukses mengalahkan Anderlecht dalam kompetisi Liga Champions musim ini. Hal tersebut dibenarkan oleh Jupp Heynckes.

Jupp Heynckes, sang pelatih Bayern Munchen mengungkapkan jika Thiago Alcantara mendapat cedera di ototnya ketika Munchen sukses dengan skor 2-1 atas Anderlecht pada kompetisi Liga Champions yang dilaksanakan di Kamis, sementara, cedera Arjen Robben diyakini hanya cedera ringan.

Pemain lini tengah tersebut akhirnya harus keluar dari lapangan di penghujung babak awal dan pelatihnya mengungkapkan jika klub mendapati hal yang tersebut dengan rasa cemas untuk melihat hasil medis pada cederanya tersebut.

Thiago kemudian diganti sebelum babak awal selesai, dengan James Rodriguez tepat ketika Bayern menyudahi awal yang lambat demi mendapatkan tiga poin secara penuh.

Arjen Robben di sisi lain, kembali meninggalkan lapangan tiga menit setelah babak kedua dimulai di markas Anderlecht tersebut.

Mengenai pemainnya tersebut, Jupp Heynckes memaparkan jika saat ini dirinya menanti kabar dengan rasa khawatir mengenai tingkat cedera yang dialami pemain dari Spanyol tersebut. “Thiago terlihat mendapatkan cedera otot yang berat,” ucapnya.

Di sisi lain, mengenai pemain senior mereka dari Belanda, Heynckes menuturkan jika Robben dalam keadaan yang baginya tidak begitu sulit dan berat, walau begitu, mereka akan tetap menanti hasil diagnosis pemain ini juga.

Heynckes tak serta merta senang dengan kemenangan timnya walau memperoleh hasil baik, dengan hasil tersebut mereka ada di peringkat kedua di Grup B, tiga poin selisih dengan Paris Saint-Germain, jelang pertemuan mereka bersama tim Unai Emery di Allianz Arena bulan depan.

Anderlecht sendiri mempunyai banyak peluang yang baik di babak awal, tapi tim tamu dapat mematahkan kesempatan mereka, dari sepakan jitu Robert Lewandowski dan Corentin Tolisso.

Hal yang membuat sang pelatih Bayern Munchen ini tidak puas adalah sikap dari para pemainnya yang menilai jika laga ini akan berjalan mudah.

“Kami bermain dengan tak begitu memuaskan di babak awal dan menciptakan dua atau tiga peluang besar. Pastinya, Anda akan mempertanyakan kinerja tim kami yang terlihat memandang sebelah mata tim lawan. Kami terlalu sering memberi bola dan menempatkan mereka dalam banyak ruang ,” tutup Jupp Heynckes.