Tepuk Tangan, Neymar Dapat Sanksi Larangan Bermain di Tiga Laga

Berita tak mengenakkan datang dari Barcelona. Hal ini berhubungan dengan aksi tepuk tangan Neymar yang dia lakukan di penghujung minggu yang lalu. Ternyata tindakannya menjadikan sang bintang bola dunia tersebut mendapat sanksi larangan bermain di laga El Clasico pada tanggal 24 April yang akan datang.

Neymar harus keluar dari lapangan setelah memperoleh kartu merah karena dianggap bersalah sudah melanggar Diego Llorente dalam laga yang terjadi di dekat kotak penalti Malaga, pada Minggu (9/4/2017) dinihari WIB yang lalu. Barcelona pada saat itu masih tertinggal 0-1 yang lalu dikalahkan tim lawan dengan skor akhir 0-2.

Ketika masuk ke ruangan pemain, ternyata Ney terekam di kamera sedang bertepuk tangan sambil melihat ke ofisial keempat. Hal tersebut sebagai bentuk kemarahan bintang bola dunia ini setelah mendapat kartu kuning di awal laga padahal saat itu dia hanya sedang mengikat tali sepatu, tapi dinilai terlalu lama dan menghabiskan waktu.

Pesepakbola dari Brasil tersebut kemungkinan besar akan merasa bersalah dengan apa yang sudah dia lakukan pada laga tersebut. Alasannya adalah bahwa wasit kala itu, yakni Jesus Gli Manzano melaporkan tindakan dan sikap Ney tersebut sebagai bentuk laporan laga yang kemudian diserahkan pada Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF).

Hasilnya, pihak RFEF pun segera mengambil tindakan dengan hukuman larangan tiga laga ke depan dari yang sebelumnya hanya larangan satu laga. Media setempat mengabarkan bahwa Neymar kemungkinan besar akan menepi dalam laga yang dilaksanakan di Santiago Bernabeu pada tanggal 24 April nanti melawan Real Madrid.

Selain laga berhadapan dengan Real Madrid, Neymar juga tidak akan memperkuat Barcelona ketika melawan Real Sociedad dan Osasuna. Dia baru kembali merumput di laga saat Derby Catalan berhadapan dengan Espanyol di tanggal 29 April mendatang.