Sempat Bermusuh, Nelson Semedo Berdamai dengan Neymar

Nelson Semedo memaparkan jika dirinya dan Neymar sudah berdamai dan tidak mempunyai masalah dalam hubungan kedunya. Hal ini mereka lakukan, sebelum pesepakbola dunia ini berpindah menuju Paris Saint-Germain.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Neymar sempat murka pada pemain baru Barcelona ini. Hal ini terjadi saat mereka melaksanakan sesi latihan, kala itu, Nelson Semedo menjegalnya. Tak terima, akhirnya Ney hampir menyerangnya.

Sergio Busquets selaku kapten di timnya akhirnya berhasil memisahkan keduanya dan mencoba menenangkan salah satu penyerang terbaik ini dengan bantuan pemain lain, yakni Javier Mascherano.

Selam menjalani sesi latihan, Ney memang sempat menjegal Semedo yang membuat sang pemain dari Benfica itu terjatuh di lapangan. Peristiwa tersebut kemudian mewarnai berita tentang hengkanganya dia menuju Parc des Princes yang makin ramai dibicarakan, pada akhirnya memang berlangsung.

Hal ini menjadikan para penggemar Barca tidak senang dengan sikap Neymar, yang dinilai tidak profesional dan juga lebih banyak diam mengenai hubungannya dengan Les Parisiens.

Beberapa waktu lalu, Nelson Semedo kemudian angkat bicara terkait insiden itu. “ Itu adalah kejadian biasa. Pastinya normal dapat terjadi masalah saat latihan. Kami melakukan latihan yang sangat intens saat itu. Kini, semua sudah kembali baik. Hubungan kami sudah baik lagi. Saya juga mendoakan yang terbaik untuknya di PSG. ” tutur pemain muda ini.

Sampai saat ini, pesepakbola dunia ini belum dapat bermain untuk timnya di Liga Perancis karena masalah izin dari Liga Spanyol yang belum memberikan surat keterangan, pasalnya adanya masalah pada penebusan klausul pemain ini di tanggal 3 Agustus lalu.

Di sisi lain, Barcelona akan kehilangan satu pemain yang lain, yakni Douglas yang disebutkan akan berpindah ke klub Semedo, Benfica, setelah Ernesto Valverde melepasnya. “ Padahal, Douglas adalah pemain yang baik. Saya suka dengan performanya dan mungkin dia akan menjadi pengganti yang saya. ” tutup Nelson Semedo.