Perancis Berterima Kasih Atas Dukungan Inggris

Penggemar kedua tim menyanyikan lagu kebangsaan Perancis

Hugo Lloris berterima kasih kepada Inggris

Kapten Perancis, Hugo Lloris telah mengucapkan terima kasih kepada para pendukung Inggris untuk sambutan yang “sangat mengharukan” dalam pertandingan persahabatan hari Selasa lalu di Wembley.

Penggemar kedua tim menyanyikan lagu kebangsaan Perancis, La Marseillaise dan diadakan mengheningkan cipta selama satu menit penuh, dengan pemain dari kedua belah pihak berdiri bersama-sama. Inggris menang dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang dilangsungkan empat hari setelah terjadinya serangan di Paris yang menewaskan 129 orang.

“Apa yang mereka lakukan untuk kami adalah dukungan yang sangat kuat. Mereka melakukan hal yang luar biasa ,” kata Lloris. “Kami harus berterima kasih kepada Inggris untuk sambutan yang mereka berikan kepada kami, atas dukungan mereka.” Lengkungan Wembley menyala dengan warna biru, putih dan merah dari Tricolore pada hari Selasa, sementara mosaik raksasa dengan warna nasional Perancis menghiasi salah satu ujung stadion. Manajer Inggris, Roy Hodgson dan rekannya dari Perancis, Didier Deschamps saling berangkulan sebelum kick-off setelah bergabung dengan presiden Asosiasi Sepakbola Inggris, Pangeran William dalam meletakkan bunga untuk mereka yang tewas.

Gelandang Perancis, Lassana Diarra, yang kehilangan sepupunya dalam serangan di ibukota Perancis, menerima tepuk tangan meriah ketika ia masuk sebagai pemain pengganti di menit ke 57. Pertandingan antara Perancis dengan Jerman di Stade de France pada hari Jumat menjadi salah satu target dalam serangan tersebut dan kiper Tottenham, Lloris mengatakan pemain mereka merasa terkuras secara emosional dalam kekalahan oleh Inggris tersebut.

“Kami tidak bisa menampilkan permainan yang kami inginkan di lapangan karena kami kekurangan energi,” katanya. “Tiga hari terakhir, dengan persiapan yang kami punya, jelas telah mengambil sesuatu dari kami. “Akan ada hari yang lebih baik dari ini ke depannya, bagi kita semua.” Lloris mengatakan gerakan solidaritas di Wembley mengirimkan pesan yang kuat. “Kami berada dalam posisi istimewa dalam olahraga, dan di atas semuanya, dalam sepak bola. Kami memiliki landasan. Kami bisa mengirimkan pesan melalui solidaritas kami dengan Inggris,” tambahnya. “Pesan itu sangat kuat, sangat emosional. Kami hidup bersama. Rasa hormat di luar sana luar biasa.”