Penyakit Arsenal Lagi-lagi Kambuh

arsenalMusim 2015-2016 kesempatan Arsenal keluar sebagai kampiun disebut lebih besar ketimbang musim-musim sebelumnya. Akan tetapi peluang itu mulai terancam oleh mandeknya rangkaian kemenangan The Gunners belakangan ini.

Beberapa waktu lalu Arsenal sempat bersaing dengan Leicester City dan Manchester City di dua tempat teratas klasemen. Akan tetap memasuki paruh kedua musim, nasib Arsenal berubah. Posisi pasukan armada Arsene Wenger itu terus merosot.

Di lima partai terakhir liga sejak memasuki tahun 2016, Tim Gudang Peluru baru sekali meraih kemenangan. Satu-satunya kemenangan tersebut diraih atas Newcastle United dengan skor sangat tipis 1-0.

Usai menang atas Newcastle, mereka belum lagi menang. Secara beruntun, mereka bermain seri 3-3 dengan Liverpool, bermain imbang 0-0 dengan Stoke City, kalah 0-1 dari Chelsea, dan terbaru ditahan Souhampton anpa gol.

Hasil seri kontra The Saints, Rabu (3/2/2016) dinihari WIB, membuat Arsenal kini harus terjun ke peringkat empat klasemen. Mereka dikangkangi tim sekota, Tottenham Hotspur, yang di pertandingan lain sukses membungkam Norwich City 3-0.

Arsenal dan Tottenham sama-sama memperoleh angka 45, Akan tetapi mereka kalah dalam selsih gol dari Spurs.

Lantas apakah ini sinyal bila Arsenal mengalami penyakit kambuhan? Sebab sudah menjadi rahasia umum jika ‘Tim Gudang Peluru’ sering tersandung di paruh kedua musim.

Saat diberi pertanyaan tersebut, Wenger dengan keras menepis. Menurutnya, Arsenal justru cukup konsisten dalam dua dekade terakhir.

“Dengar, saya sama sekali tak tahu apa maksud kalian menyebut ‘masih Arsenal yang seperti dulu’. Selama 20 tahun, kami tetap berada di papan atas klasemen,” ujar Wenger seperti dilansir BBC.