Motivasi Ekstra Griezmann Musim Ini

antoine griezmannAntoine Griezmann menelan dua kekalahan di final hanya dalam kurun waktu dua bulan. Akan tetapi kekecewaan tersebut justru membuat dia semakin tertantang untuk menang.

Di Atletico, Griezmann tumbang pada final Liga Champions 2015-16. Timnya kandas melalui adu tos-tosan dengan skor 3-5 setelah berimbang 1-1 sampai babak tambahan waktu dalam partai yang berlangsung di San Siro, Milan, akhir Mei silam.

Tak lebih dari dua bulan, Griezmann lagi-lagi harus menderita pil pahit. Tim nasional Prancis dikalahkan oleh Portugal 1-0T pada final Piala Eropa, kompetisi yang digelar di negaranya sendiri.

“Saya tidak akan berhenti kerja keras untuk sampai ke final dan memenanginya,” ujar Griezmann, yang diwartakan AS. “Malahan, sekarang tekad saya lebih besar untuk menang.”

Griezmann menjadi tumpuan lini depan Los Colchoneros selepas kepergian Diego Costa. Dalam dua musim terakhir, striker 25 tahun tersebut unjuk gigi dengan cetakan 57 gol dari 107 kali bermain di berbagai ajang.

Tak pelak Griezmann Griezmann langsung jadi bidikan beberapa klub top Eropa. Namun Griezmann menanggapi isu itu dengan menandatangani kontrak anyar dengan Atletico yang bakal mengikatnya hingga lima musim ke depan.

“Atletico merupakan tim yang bisa memberikan banyak trofi juara. Saya betul-betul tak ingin pergi ke klub lain. Saya berusaha untuk menjuarai banyak gelar bersama Atletico,” sambung dia.

“Ini bukan tentang misi pribadi untuk menjuarai La Liga namun saya amat berhasrat meraihnya. Kami memiliki keinginan yang besar untuk memenangi La Liga dan Liga Champions. Saya akan mengeluarkan segenap kemampuan untuk membantu tim mencapai sukses,” cetus dia.