Kisah Lucas Piazon Yang Selalu Dipinjamkan Setiap Musim

lucas piazonApabila ingin tahu bagaimana rasanya menjadi pemain Chelsea tapi dipinjamkan ke klub lain tiap musim, mungkin anda bisa bertanya kepada Lucas Piazon. Piazon adalah satu penggawa The Blues yang memiliki pengalaman seperti itu.

Piazon didatangkan oleh Chelsea dari klub Brasil Sao Paulo pada 2011 silam. Ketika itu Piazon diklaim sebagai salah seorang talenta muda paling menjanjikan di dunia sepakbola.

Namun kiprah Piazon di Eropa rupanya tak mulus. Pemain yang bisa beroperasi di sejumlah area depan itu kesulitan mendapat tempat di tim inti Chelsea.

Pemain berusia 22 tahun tersebut sejauh ini baru dimainkan tiga kali oleh Si Biru. Dia menghabiskan sebagian besar waktunya di Eropa dengan menjadi pemain pinjaman.

Piazon sudah dipinjamkan ke Malaga (2013), Vitesse Arnhem (2013-2014), Eintracht Frankfurt (2014-2015), dan Reading (2015-2016). Dan musim ini, dia masih dipinjamkan ke klub kasta kedua, Fulham, sampai awal tahun depan.

Bagi Piazon, terus-terusan dipinjamkan merupakan hal melelahkan. Alasannya ia dituntut untuk menyesuaikan diri di klub baru pada setiap awal musim.

“Saya harap mampu bermain bagus di Fulham. Klub ini punya tradisi yang bagus sejak dulu,” ujar Piazon seperti dikutip Daily Mail.

“Mereka sudah mengawali musim dengan baik. Kemudian saya harus bertahan selama lebih dari satu musim di klub yang bisa memandang saya sebagai pemain mereka dan bukan pemain dari Chelsea yang suatu saat nanti bakal pulang ke Chelsea,” lanjut Piazon, yang masih terikat kontrak dengan Chelsea sampai musim panas 2017.

“Saya sudah lelah selalu berpindah ke luar negeri. Satu, dua, tiga peminjaman, mungkin itu cukup. Ini sudah waktunya bagi saya berada di satu tempat lebih dari satu musim. Saat mereka tahu anda akan bertahan dengan cara apapun, orang-orang akan memandang anda dari yang berbeda. Apabila saya memiliki kans untuk pergi selama lebih dari satu musim, saya akan melakukannya,” tuturnya.