Kalahkan Barca, Guardiola Sempat Marah

pep-guardiolaManchester City memang berhasil menang atas Barcelona. Akan tetapi pelatih Pep Guardiola ternyata sempat geram dengan performa City di paruh pertama.

Dalam pertandingan keempat Grup C yang bergulir di Etihad Stadium, Rabu (2/11/2016) dinihari WIB tadi, City sejatinya mengawali laga dengan kurang oke lantaran terus dibawah tekanan tim tamu.

Bahkan City harus ketinggalan terlebih dahulu setelah Lionel Messi mencetak gol dan bayang-bayang bakal kalah sudah muncul. Tetapi City mampu bangkit di paruh kedua dan menang 3-1 melalui dua gol Ilkay Gundogan dan Kevin De Bruyne.

Hasil ini tentu membuat Guardiola puas mengingat sebelumnya City tengah mengalami periode buruk, sebelum mereka menundukkan West Bromwich Albion akhir pekan kemarin.

Namun di balik kemenangan tersebut terdapat kekesalan Guardiola menyaksikan performa para pemainnyaa di babak pertama. Bahkan Guardiola lebih senang melihat bagaimana City tampil ketika melawan Barca di Camp Nou dua pekan lalu.

Ketika itu City walau dalam keadaan tertinggal 0-1 membuat Barca kelimpungan sebelum kartu merah Claudio Bravo membuat rencana mereka berantakan sehingga tumbang 0-4.

“enampilan kami ketika masih 11 menghadapi 11 di Barcelona bahkan lebih baik daripada 38 menit pertama hari ini,” ujar Guardiola seperti dikutip Soccerway.

“Namun sepakbola selalu seperti ini. Gol itu tentu merubah mental kami secara keseluruhan. Para pemain sadar jika momen sudah selesai,” sambungnya.

“Setelah turun minum kami lebih teroganisir dan memenangi bola dengan terus menekan. Sesudahnya kami bertahan.”

“Apabila kami bisa mengakhiri laga ini dengan serangan balik, maka pertandingan bakal selesai lebih cepat.”

“Kemenangan ini amat penting dan kami masih memiliki satu pertandingan untuk dimenangi agar bisa tetap main di bulan Februari,” tutupnya.