Jurgen Klopp Tuntut Liverpool Serius Hadapi Manchester City

jurgen kloppPada akhir pekan nanti Manchester City berkesempatan merengkuh gelar, sesuatu yang bisa dibilang menjadi kado bagi Manuel Pellegrini. Namun Liverpool selaku calon lawan menegaskan mereka bukanlah Sinterklas yang bakal dengan senang hati memberi “hadiah” itu.

Sudah bisa dipastikan Pellegrini hengkang dari kursi pelatih City akhir musim ini dan bakal digantikan Pep Guardiola. Maka ini menjadi musim terakhirnya di Etihad Stadium sejak bergabung pada tahun 2013 lalu yang mana menghasilan satu trofi Premier League dan Piala Liga Inggris.

Musim 2015-2016 ini City sendiri masih memiliki kans untuk memenangi tiga kompetisi berbeda. Akan tetapi Piala Liga cuma menyisakan laga puncak merupakan momen paling dekat dan realistis sebagai penanda musim terakhir Pellegrini bersama The Citizens dengan piala.

Namun pihak The Reds pun tidak ingin membiarkan hal tersebut terjadi dengan mudah ketika bertarung di Wembley, Minggu (28/2/2016). Manajer Jurgen Klopp mengatakan jika tahun perpisahan tidak selalu berakhir manis.

“Saya pun mengalami kekalahan di final terakhir pada klub terakhir saya maka itu bukan jaminan,” ucap Klopp dalam wawancara dengan Sky Sports, merujuk pada kekalahan 1-3 Borussia Dortmund atas Wolfsburg di final DFB-Pokal 2014-15.

“Hanya karena ingin memberikan sebuah kado manis bukan artinya anda harus memberikan itu dengan mudah. Saya sangat hormat pada kualitas dan hasil pekerjaan Manuel, namun kami bukan Sinterklas.

“Mereka memiliki beberapa peluang lainnya dan apabila mereka menginginkannya maka mareka harus bisa merebut salah satu dari peluang tersebut,” tegasnya.