Inter Belum Siap Bersaing Rebut Scudetto

samir handanovicSempat memuncaki papan klasemen musim ini, grafik peforma Inter Milan justru semakin menurun. Samir Handanovic menyebut Juventus dan Napoli berada di jalur yang lebih baik.

Inter sendiri sempat melewati masa-masa gemilang, setidaknya hampir di paruh pertama Serie A musim ini. Dari 18 pertandingan, mereka impresid dan hanya tiga kali gagal meraih kemenangan.

Pada periode tersebut klub berjuluk La Beneamata meraih 12 kemenangan dan tiga kali imbang.

Dengan awal melempem yang dibuat Juve dan Napoli plus penurunan performa yang dialami AS Roma, Inter merajai papan klasemen. Akan tetapi situasi berputar 180 derajat sejak memasuki tahun 2016.

Inter tak berhasil menjaga konsistensi. Empat kali berturut-turut gagal menang dari lima pertandingan liga Januari menjadi pukulan telak bagi pasukan armada Roberto Mancini. Hingga kini laju mereka pun juga masih angin-anginan.

Dalam delapan pertandingan terakhir, Nerazzurri hanya bisa meraih empat kemenangan dan dua kali tumbang. Hasilnya, mereka sekarang turun ke peringkat kelima klasemen sementara.

Sedangkan pada prosesnya Juve dan Napoli yang sempat mengecewakan justru melaju kencang. Dua tim ini sekarang menempati dua tim teratas, di mana Juve memimpin dengan perolehan angka 70 dari 30 laga, memimpin tiga poin atas Napoli.

Kemudian Roma yang juga sempat mengendur kini perlahan membaik selepas pergantian pelatih dari Rudi Garcia ke Luciano Spalletti. Mereka menempati peringkat ketig memperoleh nilai 60, lima angka di atas Inter.

Tentang Inter yang mulanya diklaim sebagai penantang serius juara, sekarang justru hanya berkutat dengan persaingan tiket Liga Champions. Handanovic pun mengakui keunggulan Juve-Napoli. Disamping itu, perombakan besar di dalam tim musim ini juga berpengaruh besar.

“Bagaimana juga, kompetisi musim ini memperlihatkan jika Juventus dan Napoli memiliki sesuatu yang lebih daripada kami dan kami berada di belakang mereka,” kata kiper internasional Slovenia ini kepada Tuttosport.