Everton 4-0 Aston Villa

Barkley dan Lukaku masing-masing mencetak dua gol

Everton mengalahkan Aston Villa yang tampil buruk

Barkley 17 ‘, 42’
Lukaku 28 ‘, 59’

Ross Barkley dan Romelu Lukaku masing-masing mencetak dua gol saat Everton mengalahkan Aston Villa yang tampil buruk dan tetap terjebak di dasar klasmen Liga Premier.

Barkley mencetak dua gol lewat sontekan sederhana, yang pertama setelah Brad Guzan menyelamatkan bola dari Gerard Deulofeu, yang kedua setelah kesalahan yang fatal dari lini pertahanan Villa. Diantara kedua gol tersebut, Lukaku mencetak gol Liga Premier-nya yang ke-50 lewat sundulan, dan kemudian mencetak gol yang indah segera setelah istirahat paruh waktu.

Villa tanpa kemenangan dalam 12 pertandingan sejak hari pembukaan musim ini. Total lima poin dari 13 pertandingan adalah hasil terburuk mereka dari musim-musim sebelumnya di liga papan atas dan mereka tetap lima poin dari zona aman. Everton, sementara itu, telah mencetak 10 gol dalam catatan dua kemenangan kandang berturut-turut sejak April dan naik ke urutan ketujuh.

Penampilan Buruk Villa

Jika hasil imbang tanpa gol melawan Manchester City dalam pertandingan pertama Remi Garde sebagai manajer memberi Villa rasa optimism untuk terhindar dari degradasi, maka ini adalah pengecekan realita yang kejam. Garde tampak berusaha untuk meneruskan hasil imbang yang solid itu, niatnya jelas pada tahap awal dengan Villa melepas kepemilikan bola dan menjaga lini pertahanan.

Namun, pertahanan tim tamu tidak cukup untuk menghentikan Lukaku, Barkley dan Deulofeu dengan baik. Tidak hanya itu, Villa juga menciptakan masalah bagi diri mereka sendiri. Untuk gol ketiga Everton, tidak kurang dari empat bek dan Guzan yang bergegas maju gagal untuk megnamankan bola yang memantul di daerah penalti, dengan Barkley akhirnya bergulir ke gawang yang kosong.

Di atas semua ini, Villa hampir tidak menunjukkan ancaman dalam serangan, dengan tidak satu pun dari pemain mereka yang berada di wilayah Everton selama paruh pertama. Dengan bukti ini, Garde menghadapi tugas yang berat jika ia ingin menjaga Villa dari degradasi.