Chelsea Terpuruk Bukan Salah Mourinho

jose mourinhoDicintai dan dibenci, mungkin itulah ungkapan yang sekarang tersemat dalam diri Jose Mourinho. Walau pada musim terakhirnya menyisakan banyak masalah, faktanya dia masih dihormati oleh bekas pemainnya.

Mourinho dan Chelsea resmi berpisah tahun lalu. Cuma berselang tujuh bulan usai mengantarkan Chelsea juara Premier League musim 2014/2015, Mourinho harus rela melihat timnya terpuruk di papan klasemen liga.

Namun masalah The Special One dengan Si Biru bukan hanya urusan performa. Di awal musim, dirinya pernah bersitegang dengan tim dokter, Eva Carneiro, dan fisioterapis, Jon Fearn, yang dimarahinya lantaran masuk lapangan sebelum diperintah. Di lain sisi Carneiro dan Fearn merasa harus masuk untuk membantu pemain cedera.

Ujungnya Carneiro dan Fearn pun dilarang Mourinho berada di bench Chelsea. Tak lama berselang Carneiro mengundurkan diri dari Stamford Bridge.

Akhir dari insiden itu, Mou kabarnya tak lagi dipercaya oleh sebagian besar punggawa The Blues yang berbuntut pada anjloknya prestasi Chelsea di kemudian hari.

Tetapi rumor jika Mourinho dibenci pemain mendapat bantahan dari Cesc Fabregas. Setidaknya, kata Fabregas, ia amat menghormati Mourinho.

“Banyak berita dan pendapat beredar yang salah. Saya sangat mengagumi Jose, saya bahkan menganggap dia seperti teman. Sampai sekarang kami masih berkomunikasi,” ujar Fabregas kepada Sky Sports.

“Saya rasa problem Jose adalah dirinya terlalu percaya pada kami. Dia memberikan waktu libur kami lebih banyak karena kami para juara. Dia percaya kami sepenuhnya namun kami mengecewakannya.

“Dan akhirnya dia harus pergi. Mengetahui itu, saya dan seluruh pemain merasa sangat bersalah,” kata Fabregas.