Bersama MU, Valdes Diperlakukan Sangat Buruk

victor valdesVictor Valdes membeberkan betapa sulit hidupnya kala masih menjadi pemain Manchester United. Penjaga gawang internasional Spanyol itu mengaku amat kesepian ketika masih berada di Old Trafford.

Sejak bergabung dengan skuat Setan Merah pada Januari 2015 lalu, Valdes memang tak bisa menembus tim utama United karena manajer Louis van Gaal lebih percaya pada David de Gea yang amat impresif di bawah mistar gawang.

Tercatat mantan pemain Barcelona itu cuma bermain dua kali di penghujung musim lalu, itupun saat De Gea cedera yaitu ketika menghadapi Arsenal dan Hull City. Sayang, hubungannya dengan Van Gaal memanas sehingga namanya tak dimasukkan dalam tur pramusim ke Amerika Serikat.

Meneer Belanda berusia 63 tahun mengaku kesal dengan sikap kiper berusia 34 tahun itu yang menolak untuk dimainkan di tim cadangan. Hasilnya, Valdes harus latihan sendiri bersama pelatih kiper akademi klub, Alan Fettis, dan tak boleh berhubungan dengan skuat utama The Red Devils.

“Bagaimana bila saya membentur tiang gawang dan pingsan, dan bagaimana nanti jika saya tersedak lidah saya sendiri?,” tanya Valdes kepada Fettis, seperti diceritakan pada El Pais.

“Alan pun menjawab: ‘Saya memiliki ponsel di saku saya, saya akan menelepon dan mereka akan datang dan menolong kamu’. Saya memberi tahu Alan ‘Saya merasa amat kesepian dan sendiri’,” tutur Valdes.

Kini nasib Valdes sedikit lebih baik usai diboyong raksasa Belgia, Standard Liege. Hal ini sudah seperti babak baru bagi Valdes untuk membangun karier profesionalnya lagi. Bila tampil impresif, bukan tak mungkin statusnya akan dipermanenkan Standard.