Arsenal Menyerah Kejar Spurs

arsenalArsenal gagal meraup tiga angka ketika bermain seri kontra Sunderland tanpa gol. Hasil tersebut menutup kans Arsenal untuk menyudahi musim dengan posisi lebih baik atas rival sekotanya Tottenham Hotspur.

Dalam lawatan ke Stadium of Light, Mingggu (24/4/2016) malam WIB, Tim Gudang Peluru harus rela berbagi poin dengan Sunderland. Ini menjadi hasil seri ketiga dari empat laga terakhir mereka.

Satu poin tambahan yang diraih tak merubah posisi tim London Utara ini di di posisi empat klasemen dengan perolehan angka 64 atau terpaut empat poin dari Spurs di urutan tiga. Gap ini bisa bertambah lebar tujuh angka andaikan The Lilywhites mampu mengalahkan West Brom pada malam ini (25/4).

Di era kepelatihan Arsene Wenger 19 tahun lamanya, The Gunners belum pernah finis di belakang Spurs. Tapi musim ini Spurs punya kesempatan besar mengangkangi sang rival sejak terakhir kali pada 1992/93.

“Anda membutuhkan banyak kemenangan di setiap laga. Kami punya tiga laga sisa dan perlu meraih poin sebanyak-banyaknya,” ujar Cech di Standard.co.uk.

“Saya pikir itu sudah tidak cukup untuk finis di peringkat dua teratas lantaran tim-tim lain telah mengambil keuntungan ketika kami banyak membuang-buang poin.”

Menghadapi Sunderland, Arsenal gagal memaksimalkan dominasinya menjadi gol. Unggul ball possesion sebesar 80 persen, Mesut Ozil cs. juga memiliki 20 percobaan dengan tujuh tepat sasaran sementara tuan rumah cuma memiliki tiga percobaan mengarah ke gawang dari total 12 percobaannya.

Kini Arsenal harus bertarung menjaga peluang mereka meraih satu tiket lolos langsung Liga Champions dengan duo Manchester.